Blog belajar matematika | With Bu Kiki Rizki Widiyastini |

KOORDINAT KARTESIUS | 2. Posisi garis terhadap sumbu-X dan sumbu-Y

  Hi Assalamualaikum Moorid Moorid 💛


Sebelum kita mulai belajar, mari kita sama-sama berdoa agar pembelajaran hari ini lancar dan lanjutkan dengan mengisi kehadiran melalui link bawah ini (klik sesuai kelas):

KELAS 8A                KELAS 8B

Masih ingatkah kalian tentang bidang koordinat cartesius? Ya kalian benar, pada bidang koordinat cartesius  terdapat dua sumbu, yaitu sumbu yang mendatar atau horizontal adalah sumbu x sedangkan sumbu yang tegak atau vertikal adalah sumbu y.  Pada kegiatan kali ini kita akan mempelajari tentang "Posisi garis terhadap sumbu-X dan sumbu-Y". 

A. MENENTUKAN POSISI GARIS TERHADAP SUMBU X DAN SUMBU Y

 

Coba kalian pahami dan selesaikan masalah berikut!

Diketahui tiga buah titik pada bidang koordinat cartesius, yaitu titik P(3,2), Q(-4,2) dan R(3, -5).

  • Jika dibuat garis melalui titik P dan titik Q, bagaimanakah kedudukan garis tersebut terhadap sumbu x dan sumbu y?

  • Jika dibuat garis melalui titik P dan titik R, bagaimanakah kedudukan garis tersebut terhadap sumbu x dan sumbu y?

  • Jika dibuat garis melalui titik Q dan titik R, bagaimanakah kedudukan garis tersebut terhadap sumbu x dan sumbu y?

Dapatkah kalian menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, untuk mengetahui jawabannya marilah kita lihat penjelasannya di bawah ini:

*Posisi garis terhadap sumbu x dan sumbu y, terdiri dari:
1. GARIS PQ
a. Garis yang sejajar dengan sumbu x yaitu garis PQ



b. Garis yang tegak lurus dengan sumbu y yaitu garis PQ

KESIMPULAN:
* Garis yang sejajar dengan sumbu x, pasti tegak lurus degan sumbu y. Pada gambar tersebut garis PQ sejajar dengan sumbu x dan garis PQ tegak lurus dengan sumbu y.

** Dua buah titik yang membentuk sebuah  garis yang sejajar dengan sumbu x dan tegak lurus dengan sumbu y  mempunyai ordinat yang sama. Pada animasi tersebut titik P(3,2) dan titik Q(-4,2)  membentuk sebuah garis yang sejajar dengan sumbu x dan tegak lurus dengan sumbu y, dimana ordinat kedua titik tersebut sama yaitu angka 2.

2. GARIS PR



c. Garis PR sejajar dengan sumbu y
d. Garis PR tegak lurus dengan sumbu x 

KESIMPULAN:
Garis yang tegak lurus dengan sumbu x, pasti sejajar degan sumbu y. Pada gambar tersebut garis PR tegak lurus dengan sumbu x dan garis PR sejajar dengan sumbu y.

** Dua buah titik yang membentuk sebuah  garis yang tegak lurus dengan sumbu x dan sejajar dengan sumbu y mempunyai absis yang sama. Pada animasi tersebut titik P(3,2) dan titik  R(3, -5) membentuk sebuah garis yang tegak lurus dengan sumbu x dan dengan sumbu sejajar y, dimana absis kedua titik tersebut sama yaitu angka 3.

3. GARIS QR
e. Garis QR tidak sejajar dan tidak tegak lurus dengan sumbu x dan sumbu y

KESIMPULAN:
Apabila sebuah garis memotong  tidak tegak lurus dengan sumbu x, maka garis tersebut pasti memotong tidak tegak lurus dengan sumbu y
** Pada gambar tersebut garis QR memotong  tidak tegak lurus dengan sumbu x dan garis QR memotong  tidak tegak lurus dengan sumbu y pula.



Alhamdulillah materi mengenai Posisi garis terhadap sumbu-X dan sumbu-Y sudah selesai. Semoga apa yang telah kalian pelajari di atas dapat kalian pahami, jika masih ada yang ingin kalian tanyakan silahkan tulis di kolom komentar atau hubungi ibu di WAGrup (khusus murid SMP Negeri 14 Kota Serang)

Stay Happy, Stay healthy 💛 Ibook Kiki.

POLA BILANGAN | 4. Pembahasan Penilaian Harian

   

 Hi Assalamualaikum Moorid Moorid 💛


Pada kegiatan kali ini kita akan Membahas Soal-soal pada Penilaian Harian (Ulangan Harian 1)Namun sebelum kita mulai belajar, mari kita sama-sama berdoa agar pembelajaran hari ini lancar dan lanjutkan dengan mengisi kehadiran melalui link bawah ini (klik sesuai kelas):


KELAS 8A                KELAS 8B

Silahkan simak dan catat pembahasan soal di bawah ini dan ajukan pertanyaan jika ada yang tidak dipahami. Catatan pembahasan yang sudah di buat di foto lalu kirimkan di grup WA.

POLA BILANGAN | PENILAIAN HARIAN 1

1.     Tiga suku berikutnya dari pola bilangan 10, 30, 50, 70, ..., ...,    
        A. 80, 90, 100                              C. 100, 200, 400
        B. 90, 110, 130                            D. 110, 130, 150


PEMBAHASAN:

10, 30 50, 70, ..., ..., ... 

Suku-sukunya selalu bertambah 20 sehingga tiga suku berikutnya adalah

90, 110, 130


2.     Dua suku berikutnya dari pola bilangan 1, 3, 4, 7, ..., ..., 29 adalah....

        A.      11, 19                                       C. 10, 17

        B.      11, 18                                       D. 10,18


PEMBAHASAN:

1, 3, 4, 7, ..., ..., 29
Suku-sukunya dihasilkan dari penjumlahan dua suku berurutan sebelumnya
U1 = 1
U2 = 3
U3 = 1 + 3 = 4
U4 = 3 + 4 = 7
U5 = 4 + 7 = 11
U6 = 7 + 11 = 18
U7 + 11 + 18 = 29
Sehingga jawabannya adalah 11 dan 18


3.     Pola bilangan pada soal nomor 2 di atas disebut dengan....

        A.      Pola bilangan ganjil

        B.      Pola bilangan segitiga

        C.      Pola bilangan persegi Panjang

        D.      Pola bilangan fibonacci


PEMBAHASAN:

Pola bilangan yang suku-sukunya dihasilkan dari penjumlahan dua suku berurutan sebelumnya disebut dengan pola bilangan fibonacci.

4. Diketahui barisan bilangan 15, 13, 11, 9, 7, ....Pola dari urutan bilangan tersebut jika dinyatakan dengan kata-kata adalah....

        A.      ditambahkan bilangan tiga

        B.      ditambahkan bilangan dua

        C.      dikurangi bilangan dua

        D.      ditambahkan bilangan ganjil


PEMBAHASAN:

15, 13, 11, 9, 7, .... 

Suku-sukunya selalu berkurang 2 sehingga jika dinyatakan dengan kata-kata "dikurangi bilangan 2"



5.       Bilangan ke-12 dari pola bilangan ganjil adalah....

        A.      23                                            C. 27

        B.      25                                            D. 29


PEMBAHASAN:

Rumus untuk pola bilangan ganjil adalah = 2n - 1 

Sehingga Bilangan ganjil ke-12 = U12 = 2(12) - 1 = 24 - 1 = 23


6.       Banyak lingkaran pada pola ke-10 adalah....

        A.      32

        B.      36

        C.      40

        D.      44


PEMBAHASAN:

U1 = 4 = 1 x 4

U2 = 8 = 2 x 4

U3 = 12 = 3 x 4

U10 = 10 x 4 = 40


7.       Banyaknya noktah/titik pada pola ke -100 adalah....


        A.   200

        B.      199

        C.      198

        D.      197


PEMBAHASAN:

U1 = 1 + 0 = 1

U2 = 2 + 1 = 3

U3 = 3 + 2 = 5

U4 = 4 + 3 = 7

U100 = 100 + 99 = 199


8.       Banyak lingkaran pada pola ke-25 adalah....



        A.  650

        B.      600

        C.      552

        D.      528


PEMBAHASAN:

Pola di atas adalah pola bilangan persegi panjang, rumusnya adalah n(n + 1)

Sehingga U25 = 25(25 + 1) = 25 x 26 = 650


E.   9.       Banyaknya bola pada pola ke-100 adalah....



            A.      196

            B.      198

            C.      200

            D.      202


PEMBAHASAN:

U1 = 1 + 1 = 2

U2 = 2 + 2 = 4

U3 = 3 + 3 = 6

U100 = 100 + 100 = 200

 


10.  
Perhatikan pasangan bilangan pada tabel berikut (1 berpasangan dengan 2, 2 berpasangan dengan 6 dan selanjutnya), jika dilanjutkan maka pasangan bilangan 100 adalah....


        A.      9.900

        B.      10.100

        C.      10.302

        D.  10.506


PEMBAHASAN:

U1 = 1 x 2 = 2

U2 = 2 x 3 = 6

U3 = 3 x 4 = 12

U4 = 4 x 5 = 20

U5 = 5 x 6 = 30

U6 = 6 x 7 = 42

U7 = 7 x 8 = 56


U100 = 100 x 101 = 10.100



Sebagai pemantapan dari BAB Pola Bilangan, silahkan kerjakan Uji Kompetensi dengan mengklik link berikut. Token akan dishare di grup WA .

Stay Happy, Stay healthy 💛 Ibook Kiki

POLA BILANGAN | 3. Penilaian Harian 1

Hi Assalamualaikum Moorid Moorid 💛


Pada kegiatan kali ini kita akan menguji pemahaman mengenai "POLA BILANGAN" melalui Penilaian Harian (Ulangan Harian 1)Namun sebelum kita mulai belajar, mari kita sama-sama berdoa agar pembelajaran hari ini lancar dan lanjutkan dengan mengisi kehadiran melalui link bawah ini (klik sesuai kelas):


KELAS 8A                KELAS 8B

Untuk mengerjakan soal penilaian harian silahkan klik link di bawah ini. Selamat mengerjakan.

Stay Happy, Stay healthy 💛 Ibook Kiki